guys, pernah ngga kalian denger pepatah bahwa memang yang baik belum tentu selalu menang, dan yang jahat belum tentu selalu kalah?? nah pepatah itu memang pas untuk kasus yang satu antara chandra bibit vs si buaya, hahahha
setelah beberapa lama kasus ini tercuat ke media maupun publik, akhirnya titik temunya ketahuan juga, si anggodo pun mengaku di depan SBY, dan ia pun mengaku ada penyuapan yang ia lakukan, hahahha betapa mudahnya bangsa kita dipermainkan dengan kekuatan seorang koruptor, saya melihat bahwa pangkal kasus ini berawal dari sang kuroptor tersebt, lalu terpecah belahlah badan2 hukum di indonesia, seperti polri, kpk, sampai tim pencari fakta yang dibentuk presiden.
saya tidak mengerti mengapa seoraang aanggodo bisa menjadi aktor sekaligus sutradara hebat dalam sinetron ini?? seberapa hebatnya dia, sehingga chandra pimpinan kpk non aktif pun diduga-duga mendapat suapan dari anggodo??
lalu ada pula pemain ari muladi yang terlibat kasus ini,,, bagaimana sebenarnya rantai alur cerita dari kasus ini??
dan yang menjadi korban = rakyat, negara ini negara demokrasi, bukankah presiden dipilih rakyat, dan mengapa tim-tim atau apapun itu yang bertugas menyelesaiakan kasus ini belum bisa berbuat semaksimal mungkin?? dan betapa anehnya pikiran kita bahwa seorang bibit-chandra yang belum ditemukan bukti2 berkait, tetapi ditahan kepolisian hingga beberapa hari, sedangkan ANGGODO, bisa pulang dari kantor polisi setelah beberapa jam di kantor polisi, padahal seorang anggodo telah mengakui bahwa dia memang melakukan penyuapan??
apa yang sebetulnya sedang terjadi di bangsa ini??
apakah jati diri setiap badan-badan hukum di negeri ini telah pudar , dan lagi lagi pancasila pun hanya pancasila.
negara ini bukan negara tempat koruptor hidup, kita adalah alat perang pemberantas tikus-tikus tersebut, karena rakyat yang dirugikan.
saya melihat bahwa dengan adanya kasus ini mungkin nanti akan ada beberapa kasus korup lagi yang terjadi karena dampak kasus ini.
lalu ada lagi anggoro, adik dari anggodo, yang kabur ke luar negeri, hahahah sama seperti editansil dulu, anggoro diduga terlibat kasus bank century, yang mana tekait tentang hal korupsi....
adapun susno duaji yang keji namun berhati tai!, hahahah seorang kabareskrim saja bisa kena suap, susno memang pemain yang ulung dan lama sehingga saat raker komisi 3 dpr dengan polri pun, ia berani bersumpah untuk sanak keluarganya, padaha bisa saja kegilaan pikirannya melewati batas kelogikaan berpikirnya,
inilah koruptor, permainan mereka sangat bersih, namun pasti, tetapi sekali ke tangkap , 2 3 kali setelah itu mati,
kini bangsa ini harus banyak berharap dan banyak kritikan kepada para yang dikatakan penyelamat bangsa..
0 komentar:
Poskan Komentar